Jurnal Cellfood

Perlindungan antioxidan dari Cellfood melawan kerusakan oxidasi

  1. Efektifitas Cellfood terbukti melalui subyek yang mengidap Fibromalgia (Penyakit nyeri sekujur tubuh, rasa lelah & susah tidur) dan atlit, mungkin dikarenakan oleh proteksi antioksidan

  2. Cellfood menjaga kedua molekul (GSH & DNA) dan sel (eukariot dan limfosit) dari oksidasi

  3. Cellfood berpotensi menjadi alat bantu yang sangat berharga dalam pencegahan dan perawatan dari berbagai kondisi yang berhubungan dengan stress oksidatif

University of Urbino “Carlo Bo”, Department of Biomolecular Sciences, Section of Clinical Biochemistry, Via Ubaldini 7, 61029 Urbino (PU), Italy & University of Urbino “Carlo Bo”, Department of Biomolecular Sciences, Section of Biochemistry and Molecular Biology, Via Saffi 2, 61029 Urbino (PU), Italy

https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0278691511002730

Cellfood memicu apoptosis (mekanisme yang memungkinkan sel kanker untuk menghancurkan diri) pada sel kanker mesothelioma dan Sel kanker kolorektal pada manusia dengan memodulasi jalur sinyal p53, c-myc dan pAkt

  1. Semua struktur sel kanker pada manusia ditekan pertumbuhan selnya pada 1:200 perawatan Cellfood dalam 24 dan 48 jam.

  2. Cellfood menyebabkan apoptosis pada sel MSTO-211H (Biphasic Mesothelioma [Jenis kanker Mesothelioma]) & HCT-116 (Kanker Kolorektal), menyarankan bahwa Cellfood berperan penting dalam meregulasi pertumbuhan sel pada Struktur sel kanker manusia.

  3. Cellfood bisa menjadi sebuah intervensi nutrasetikal (zat yang memiliki manfaat untuk memberikan perlindungan) untuk pencegahan pada kanker kolon dan mesothelioma

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24598211/

Menunjukkan kemampuan sebuah zat untuk memperlambat perkembangan patogen (Organisme yang dapat menyebabkan gangguan Kesehatan) yang diuji, sebagaimana bahan pengawet menjaga isi dari sebuah botol. Hasil menunjukkan bahwa Cellfood menghancurkan semua 5 patogen yang diuji, dan tidak balik selama 28 hari (masa uji coba)

Pengujian dilakukan oleh Bioscreen Testing Service, Inc (Terdaftar di FDA [BPOMnya Amerika] & DEA)(Bersertifikasi ISO9001)

https://nuscience.com/wp-content/uploads/1-USP-Challenge-test.pdf

Laporan Mikrobiologis : Pendataan pada pengurangan

Menguji kemampuan sebuah produk untuk membunuh organisme patogen (Organisme yang dapat menyebabkan gangguan Kesehatan) seperti E. Coli, Pseudomonas Aeruginosa dan Staphylococcus Aureus di dalam air minum

Pengujian dilakukan oleh Bioscreen Testing Service, Inc (Terdaftar di FDA [BPOMnya Amerika] & DEA)(Bersertifikasi ISO9001)

https://nuscience.com/wp-content/uploads/2-Microbiological-Log-Reduction-test.pdf

Pengujian Efektivitas Antimikroba sebagai Pengawet

Mendemonstrasikan efektifitas dari sebuah zat ketika digunakan sebagai pengawet atau aditif, untuk menghentikan pertumbuhan patogen (Organisme yang dapat menyebabkan gangguan Kesehatan) seperti E Coli, Aspergillus niger, Candida albicans, Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus

Hasil uji test telah memenuhi kriteria USP untuk Pengujian Efektivitas Pengawet Antimikroba

Pengujian dilakukan oleh Bioscreen Testing Service, Inc (Terdaftar di FDA [BPOMnya Amerika] & DEA)(Bersertifikasi ISO9001)

https://nuscience.com/wp-content/uploads/3-Antimicrobial-Preservative-test.pdf

Studi Klinis Radikal Bebas

Menyajikan pengukuran untuk menilai pengurangan pada aktifitas radikal bebas yang berlebihan (Stress oksidatif) pada aliran darah menggunakan Cellfood

Hasil : Cellfood dengan sukses dan siknifikan mengurangi tingkat stress oksidatif (radikal bebas) pada setiap dari keenam grup subyek dengan rata rata dari 10%-27%

Oleh Michel Coyle,

Direktur Riset & Edukasi, NuLife Sciences

https://nuscience.com/wp-content/uploads/8-Free-Radical-Study.pdf

Cellfood (Deutrosulfazyme) : Sebuah Antioksidan yang Sangat Kuat

Diskusi : Dengan potensi antioksidan biologis yang sangat tinggi (hampir 30x lebih tinggi daripada nilai normal dari plasma manusia yang sehat) Cellfood adalah sebuah antioksidan yang sangat kuat. Ini bisa dijelaskan melalui prinsip aktif dari Cellfood yang spesifik, yang juga karena ekstrak alam dan enzim antioksidan.

Konklusi : Cellfood adalah sebuah formula alami yang bisa mengurangi stress oksidatif dan berpotensi memiliki kegunaan dalam menghalangi penuaan biologis prematur.

*International Observatory of Oxidative Stress, Free Radicals and Antioxidant Systems (Parma, Italy). & Diacron International srl, Research and Development Department (Grosseto, Italy). *Eurodream srl, Research Department (La Spezia, Italy)

https://nuscience.com/wp-content/uploads/10-BAP-Study.pdf

Pengujian Potensi Antioxidan Biologis , dengan hasil 64,747 ± 3,660.5 (CV, 5.7%)

Potensi Antioksidan Biologis (CELLFOOD = Diatas 60.000(Plasma Manusia Sehat = dibawah 10.000)

Studi efek dari Cellfood Liquid Concentrate pada Sistem Energi Manusia

Sistem energi dari 8 orang yang diuji di ukur sebelum dan 1 jam setelah penggunaan Cellfood Liquid Concentrate. Pengujian menggunakan AcuGraph Digital Meridian Imaging system.

Hasil rata-rata Sebelum dan sesudah dihitung dan dibandingkan untuk mengetahui jika ada perubahan pada ketidak seimbangan Yin Yang , Chi dan Stabilitas Energy.

Hasil menunjukkan perkembangan pada ketiga kategori tersebut

Michelle Schoffro Cook, DNM, DAc, CNC, Penulis Buku Terlaris dan Dokter

https://nuscience.com/wp-content/uploads/Acugraph-Study-of-the-Effects-of-CELLFOOD-on-Human-Energy-System.pdf

Laporan Analitis : Oksigen yang terlarut

Menguji jumlah oksigen yang larut didalam air, dan mendemonstrasikan peningkatan oksigen yang terlarut seiring waktu

Diskusi : 10 tetes Cellfood ditambah ke Air yang sudah dimurnikan dan di deionisasi. Pengukuran oksigen terlarut diambil pada waktu 0 dan pada 15 (+15%), 30(+32%) dan 60 menit (+58%)

Pengujian dilakukan oleh sebuah Laboratorium independen bersertifikasi FDA

https://nuscience.com/wp-content/uploads/Dissolved-Oxygen_Layout-1.pdf

Cellfood meningkatkan metabolisme pernafasan dari sel Endothelial dan mencegah Hipoksia yang disebabkan oleh generasi ROS (Reactive Oxygen Species)

Mitokondria Endothelial, sebuah situs penting dari pembangkitan ATP, memodulasi dinamika intraseluler dari ROS, yang kemudian, mengendalikan fungsi endothelial.

Pasokan oksigen yang cukup diperlukan oleh sel endothelia. Hipoksia dan hyperoxia mungkin mendukung produksi dari ROS yang berlebihan sehingga bisa terjadinya stress oksidatif, kerusakan mitokondria dan disfungsi endothelial.

Kita menginvestigasi kemampuan dan mekanisme dari Cellfood, sebuah campuran antioksidan, untuk memodulasi ketersediaan oksigen, metabolisme pernafasan mitokondria dan untuk meregulasi ROS yang diproduksi oleh hypoxia pada sel endhothelial in vitro.

Hasil

  1. Paparan secara singkat dan panjang terhadap Cellfood meningkatkan konsumsi O2 sehingga menjaga aktifitas mitokondria

  2. Cellfood menghalangi hipoksia (kadar oksigen menurun pada jaringan tubuh) yang disebabkan oleh generasi ROS

https://air.unimi.it/retrieve/dfa8b98f-83a3-748b-e053-3a05fe0a3a96/287_06_11_article.pdf

Modifikasi metabolisme dan induksi apoptosis setelah pemberian Cellfood pada Struktur Sel Leukimia

Dengan tujuan mengevaluasi efek antiproliferative (anti-perkembang biakan) dari Cellfood pada sel leukemia, dengan kemampuan memodulasi ketersediaan oksigen dan mengembangkan metabolisme pernafasan mitokondria, kami bertanya tanya jika Cellfood bisa mempengaruhi metabolisme sel kanker agar rentan terhadap apoptosis

Hasil : Cellfood secara siknifikan menghambat kelangsungan hidup sel leukemia dengan mempromosikan apoptosis pada sel Leukimia

Journal of Experimental & Clinical Cancer Research

https://jeccr.biomedcentral.com/track/pdf/10.1186/1756-9966-32-63.pdf